Bahkan, ada pasien Diabetes yang tidak jadi diamputasi kakinya. Chitosan juga bermanfaat bagi orang yang ingin menurunkan kolesterol sehingga menjadi normal kembali."
Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diabetes. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 Juli 2012
Chitosan Banyak Manfaatnya (Dokter Melly)
"Luar biasa, semua produk menarik dan sangat berkesan. Saya suka dengan Chitosan, karena banyak manfaatnya. Pengalaman saya banyak. Luka akibat diabetes membaik secara cepat dengan mengonsumsi Chitosan.
Perubahan Nyata pada Bapak (Penderita DM) dari Dokter IB Giri Budisa
Bapak saya usia 86 tahun, adalah penderita diabetes, hipertensi berkepanjangan dan rematik keturunan. Sebelumnya, saya tidak pernah melihat kondisi orang tua fit seperti sekarang. Kebetulan keluarga kami keluarga dokter. Kakak dan adik saya juga dokter. Pasti kami ingin terapi yang terbaik untuk orang tua.
Kami terapi dengan Muncord, Chitosan, Kalsium 2, kami berikan juga Vitaline dan Teh.
Saya melihat perubahan yang nyata. Tidak pernah kakinya sebaik sekarang.
Sebelumnya, di punggung kaki, persendian, selalu saja ada pembengkakan. Saat ini sudah hampir-hampir tidak lagi menggunakan obat dokter secara konvensional.
Perubahan ini terjadi setelah menggunakan Tiens selama enam bulan sampai satu tahun. Bapak saya sudah menderita puluhan tahun.
Saya melihat perubahan yang nyata. Tidak pernah kakinya sebaik sekarang.
Sebelumnya, di punggung kaki, persendian, selalu saja ada pembengkakan. Saat ini sudah hampir-hampir tidak lagi menggunakan obat dokter secara konvensional.
Perubahan ini terjadi setelah menggunakan Tiens selama enam bulan sampai satu tahun. Bapak saya sudah menderita puluhan tahun.
The Silent Killer (Pembunuh Diam-diam) itu bernama DIABETES
Diabetes itu seperti rayap, bekerja diam-diam merusak organ di dalam tubuh. Diabetes sering disebut sebagai "The Silent Killer". "Namun, sebenarnya komplikasinya yang mematikan, bukan diabetesnya. Umumnya, penderita diabetes mengetahui dirinya mengidap diabetes setelah terjadi komplikasi." jelas Prof. DR. Dr. Sidartawan Soegondo, SpPD, KEMD, FACE di kantornya di Bagian Metabolik dan Endokrin, FKUI/RSCM.
Fakta membuktikan setiap 10 detik akan terdapat seorang penderita diabetes meninggal di seluruh dunia, bersamaan dengan itu terdapat sekitar dua orang penderita baru diabetes. Rata-rata, penyakit ini menyebabkan enam kematian dalam satu menit. Pada semua umur, risiko kematian di antara orang yang menderita diabetes hampir dua kali lipat dengan orang-orang yang non-diabetes. Diabetes penyebab angka kematian yang lebih tinggi dibanding HIV/AIDS.Sekitar 3,2 juta orang diperkirakan meninggal karena diabetes atau masalah komplikasinya.
Label:
6 kematian/menit,
AIDS,
diabetes,
diam-diam,
FKUI,
HIV,
komplikasi,
merusak,
Prof. DR Dr Sidartawan Soegondo SpPD KEMD FACE,
rayap,
RSCM,
the silent killer
Langganan:
Postingan (Atom)



